JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Kampas rem motor yang masih tebal belum tentu mampu memberikan pengereman maksimal.
Kondisi tersebut dapat terjadi ketika permukaan kampas rem mengeras sehingga daya cengkeram terhadap cakram atau tromol menurun.
Kampas rem keras biasanya berkaitan dengan panas berlebih, usia pemakaian, atau kondisi pengereman yang terlalu berat.
Penyebab Kampas Rem Motor Menjadi Keras
Salah satu penyebab kampas rem mengeras adalah paparan suhu tinggi secara berulang ketika motor sering melakukan pengereman.
Kondisi ini dapat terjadi ketika motor melewati turunan panjang dan pengendara terus menggunakan rem untuk mengendalikan kecepatan.
Gesekan berlebihan menghasilkan panas yang dapat memengaruhi karakter material kampas rem.
Selain panas, usia pemakaian juga dapat membuat karakter permukaan kampas berubah dan kemampuan pengeremannya menurun.
Kampas rem yang sudah mengeras biasanya memiliki permukaan lebih licin dibandingkan kondisi normal.
Permukaan tersebut dapat mengurangi kemampuan kampas menciptakan gesekan optimal dengan cakram atau tromol.
Kontaminasi minyak atau oli juga dapat memperburuk kondisi permukaan kampas rem.
Cairan tersebut dapat berasal dari kebocoran komponen tertentu dan menempel pada permukaan kampas.
Jika sudah terkontaminasi, daya cengkeram kampas dapat berkurang meskipun ketebalannya masih terlihat mencukupi.
BACA JUGA:Kecepatan Tembus 140 Km/Jam, Trinity Saturn GT 300 Bukan Skuter Listrik Biasa
Akibat Kampas Rem Motor Keras
Kampas rem yang mengeras dapat membuat pengereman terasa kurang pakem ketika tuas atau pedal rem digunakan.
Pengendara mungkin membutuhkan jarak pengereman lebih panjang dibandingkan kondisi ketika sistem pengereman bekerja optimal.