Berkendara Saat Hujan Abu Vulkanik dan Asap, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan

Rabu 09-09-2026,12:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Filter udara menjadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan karena partikel abu dapat masuk dan menumpuk.

Pengendara juga sebaiknya memantau informasi resmi mengenai aktivitas gunung api sebelum memulai perjalanan.

Informasi mengenai arah penyebaran abu, kondisi lalu lintas, dan penutupan jalan juga perlu diperhatikan.

BACA JUGA:Waspada Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Korlantas Polri Ingatkan Pengendara Utamakan Keselamatan

Kurangi Kecepatan Saat Melintasi Abu

Ketika melewati jalan yang terdampak abu, pengendara perlu mengurangi kecepatan untuk menjaga kendali sepeda motor.

Lapisan abu pada permukaan jalan dapat menurunkan daya cengkeram ban terhadap permukaan aspal.

Hindari pengereman mendadak maupun manuver agresif karena kondisi jalan dapat berubah menjadi lebih licin.

Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk memberikan waktu tambahan ketika harus melakukan pengereman.

Jika jarak pandang semakin terbatas, jangan memaksakan perjalanan dan segera cari tempat aman untuk berhenti.

Kurangi kecepatan secara bertahap, nyalakan lampu utama, serta tetap menutup visor ketika abu masih pekat.

BACA JUGA:Sprinto Jadi Motor Listrik Indomobil eMotor yang Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2026

Periksa Motor Setelah Digunakan

Pemeriksaan kendaraan kembali diperlukan setelah perjalanan melalui wilayah yang terkena abu vulkanik.

Perhatikan kondisi filter udara, sistem pengereman, rantai, komponen bergerak, area mesin, dan CVT.

Lampu, ban, serta bagian roda juga perlu diperiksa untuk memastikan tidak terdapat penumpukan abu.

Hindari menggosok bodi ketika abu masih menempel dalam kondisi kering karena dapat menyebabkan permukaan tergores.

Gunakan air secara hati-hati untuk membersihkan abu terlebih dahulu sebelum melakukan pembersihan lebih lanjut.

Kategori :