JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Kementerian Kesehatan atau Kemenkes meminta masyarakat menghindari penggunaan sepeda motor saat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terjadi.
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diketahui menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dan daerah sekitarnya.
Imbauan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran Nomor KL.01.02/A/17765/2026 tentang perlindungan kesehatan masyarakat.
Surat edaran tersebut membahas kesiapsiagaan menghadapi dampak erupsi serta sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Abu Vulkanik Berisiko Ganggu Kesehatan
Kemenkes menjelaskan abu vulkanik terdiri dari partikel dengan ukuran kasar hingga sangat halus.
Pada kondisi tertentu, abu tersebut juga dapat membawa gas vulkanik yang memiliki sifat iritan.
Komposisi abu dan tingkat bahayanya dapat berbeda pada setiap kejadian erupsi gunung berapi.
Paparan abu vulkanik dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan pada masyarakat yang berada di wilayah terdampak.
Dampaknya dapat berupa gangguan saluran pernapasan, masalah pada mata, hingga gangguan kulit.
Selain kesehatan, abu vulkanik juga dapat meningkatkan risiko cedera serta kecelakaan lalu lintas.
Jarak pandang yang berkurang dan permukaan jalan licin menjadi beberapa faktor yang perlu diperhatikan pengendara.
BACA JUGA:Semakin Beragam, Ini Daftar Merek Kendaraan yang Bakal Hadir di GIIAS Bandung 2026
Kemenkes Minta Warga Hindari Sepeda Motor
Untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik, Kemenkes meminta masyarakat tidak menggunakan sepeda motor.
Masyarakat juga dianjurkan menghindari kendaraan terbuka selama kondisi sebaran abu vulkanik masih berlangsung.
Jika perjalanan menggunakan sepeda motor tidak dapat dihindari, pengendara diminta menerapkan sejumlah langkah keselamatan.