JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Korlantas Polri meminta masyarakat Jakarta dan wilayah sekitarnya meningkatkan kewaspadaan terhadap sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Abu vulkanik tersebut terbawa angin dan berpotensi memengaruhi kesehatan serta berbagai aktivitas masyarakat.
Paparan abu vulkanik dapat menimbulkan gangguan pada mata, hidung, dan tenggorokan.
Kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan apabila masyarakat terpapar abu vulkanik.
Selain kesehatan, sebaran abu vulkanik dapat memengaruhi aktivitas transportasi dan kondisi perjalanan masyarakat.
Abu Vulkanik Bisa Ganggu Keselamatan Berkendara
Material abu vulkanik yang berada di udara dapat mengurangi jarak pandang pengguna jalan.
Situasi tersebut perlu diantisipasi pengendara karena jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Korlantas Polri meminta pengguna jalan tetap memperhatikan kondisi lingkungan ketika berkendara di wilayah terdampak.
Pengendara juga disarankan mengurangi kecepatan sesuai kondisi jalan dan jarak pandang yang tersedia.
Keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi masyarakat yang tetap melakukan perjalanan di tengah sebaran abu vulkanik.
Pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
BACA JUGA:Semakin Beragam, Ini Daftar Merek Kendaraan yang Bakal Hadir di GIIAS Bandung 2026
Langkah Antisipasi Saat Hujan Abu
Korlantas Polri turut memberikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan masyarakat ketika menghadapi kondisi hujan abu vulkanik.
Masyarakat dianjurkan menggunakan masker untuk membantu mengurangi paparan abu yang terhirup selama beraktivitas.
Kacamata pelindung juga dapat digunakan untuk membantu melindungi mata dari paparan abu vulkanik.