JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Mengganti oli secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kondisi mesin motor dan mobil tetap optimal.
Oli memiliki fungsi melumasi sekaligus membantu melindungi komponen mesin selama kendaraan digunakan.
Namun, kemampuan oli dapat menurun seiring jarak tempuh dan intensitas pemakaian kendaraan.
Karena itu, pemilik kendaraan perlu mengetahui patokan waktu atau jarak untuk melakukan penggantian oli secara berkala.
Secara umum, oli motor disarankan diganti setiap 2.000–3.000 km.
Sementara itu, interval penggantian oli mobil umumnya berada pada kisaran 5.000–10.000 km.
Meski demikian, patokan tersebut tidak berlaku mutlak untuk seluruh kendaraan dan jenis pelumas.
Kondisi penggunaan kendaraan, performa pelumas, serta intensitas operasional dapat memengaruhi interval penggantian oli.
Kendaraan yang digunakan dalam kondisi berat atau dengan intensitas tinggi mungkin membutuhkan penggantian oli lebih cepat.
Pemilik kendaraan juga sebaiknya mengikuti rekomendasi yang tercantum dalam buku manual kendaraan masing-masing.
Nugroho Setyo Utomo, VP Marketing Pertamina Lubricants, mengingatkan pentingnya menjadikan penggantian oli sebagai rutinitas.
“Ganti oli terkadang dianggap sebagai perawatan yang bisa ditunda dan menyebabkan risiko keausan komponen meningkat,” ujar Nugroho.
Ia juga mendorong konsumen melakukan penggantian oli tanpa menunggu performa kendaraan menurun atau muncul gangguan.
“Kami mendorong konsumen untuk menjadikan ganti oli sebagai bagian dari rutinitas perawatan,” lanjutnya.
BACA JUGA:Warna Kendaraan Berubah, STNK Wajib Diubah? Ini Aturan Hukumnya