BACA JUGA:Jangan Asal Modifikasi Shock Motor, Ini Risiko yang Perlu Diketahui
5. Menggunakan Cover Motor Berkualitas Rendah
Cover berbahan plastik tipis dapat menyimpan panas dan membuat area sekitar body menjadi lembap.
Kondisi tersebut dapat memicu jamur, membuat cat menggelembung, serta membuat material plastik lebih cepat getas.
Pilih cover yang memiliki sirkulasi udara baik agar kelembapan tidak terperangkap.
6. Menggunakan Pengkilap Berkualitas Rendah
Produk pengkilap dengan bahan berkualitas rendah berpotensi merusak permukaan plastik dan lapisan pelindung.
Karena itu, pilih produk perawatan yang memang dirancang khusus untuk body motor.
7. Terjadi Gesekan Berulang
Barang bawaan, kaki pengendara, atau gesekan pada jok dapat mengikis lapisan cat secara perlahan.
Gunakan rubber pad atau stiker pelindung untuk mengurangi risiko goresan pada area yang sering bergesekan.
8. Mengabaikan Perawatan Tambahan
Body motor yang tidak mendapatkan perlindungan tambahan lebih mudah kusam dan terkena jamur.
Wax atau coating dapat digunakan secara berkala untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap kotoran dan paparan lingkungan.
BACA JUGA:Sudah 61 Tahun, Lambretta Klasik Ini Justru Ditaksir Mencapai Rp1,3 Miliar
Cara Merawat Body Motor
Bersihkan motor secara rutin menggunakan air bersih, sabun khusus, dan spons lembut.
Hindari sikat kasar serta bahan kimia keras karena dapat merusak lapisan cat dan membuat permukaan cepat kusam.
Parkirkan motor di tempat teduh, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Setelah mencuci atau terkena hujan, segera keringkan body menggunakan kain microfiber yang bersih.
Lumpur dan kotoran yang menempel sebaiknya segera dibersihkan agar tidak meninggalkan noda membandel.