Grafis bermotif ombak digunakan untuk memperkuat nuansa Jepang pada Grand Filano Hybrid tersebut.
Selain motif ombak, terdapat pula elemen bunga sakura yang menjadi bagian dari grafis bodi.
Kehadiran elemen tersebut kemudian berpadu dengan ilustrasi Daruma dan Maneki-neko.
Berbagai gambar tersebut menjadi elemen visual yang memperkuat identitas Filantoise.
Penggunaan beberapa karakter dan motif khas Jepang juga membuat konsep Japanese Art terlihat pada keseluruhan pendekatan desain.
Perpaduan grafis tersebut kemudian disandingkan dengan detail modifikasi lainnya.
Hasilnya, Grand Filano Hybrid tetap membawa basis desain skutik, tetapi tampil dengan karakter visual yang lebih kuat.
BACA JUGA:Pernah Jadi Korban Kecelakaan, Driver Ojol Ini Ingatkan Semua Pengendara untuk Utamakan Keselamatan
Velg Emas dan Ubahan Bagian Kaki-Kaki
Selain permainan grafis, Filantoise juga mendapatkan ubahan pada bagian kaki-kaki.
Salah satunya terlihat dari penggunaan velg multi-spoke berwarna emas.
Warna emas pada velg memberikan detail visual yang berbeda dibandingkan grafis pada bodi.
Elemen tersebut sekaligus menjadi salah satu bagian yang menonjol ketika melihat keseluruhan tampilan motor.
Bagian suspensi belakang juga mendapatkan modifikasi sebagai bagian dari pengerjaan Filantoise.
Namun, tidak terdapat informasi mengenai merek maupun spesifikasi teknis suspensi yang digunakan.
Sistem pengereman pada Grand Filano Hybrid ini juga telah di-upgrade.
Detail tersebut menjadi bagian dari ubahan yang dilakukan Team Blastoise tanpa dikaitkan dengan spesifikasi atau fungsi teknis tertentu.