Ia meminta pengemudi ojol menjadi contoh bagi pengguna jalan melalui kedisiplinan dan etika berkendara.
Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas juga dinilai penting dalam menciptakan keselamatan bersama.
“Oleh karena itu, saya selalu mendorong agar seluruh rekan-rekan pengemudi ojol dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” katanya.
Menurut Wibowo, semangat tersebut sejalan dengan program Polantas Karib yang mengutamakan kemitraan dengan masyarakat.
Program itu mendorong Polantas untuk aktif, responsif, intuitif, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan.
BACA JUGA:Tarif Parkir Jakarta Belum Berubah, Dishub Pastikan Tarif Lama Masih Berlaku
Ada Layanan SIM Keliling dan Hiburan
Gebyar Keselamatan Lalu Lintas juga menghadirkan layanan SIM keliling bagi para peserta.
Sejumlah pengemudi ojol memanfaatkan fasilitas tersebut untuk melakukan perpanjangan SIM.
Kegiatan kemudian dilengkapi kompetisi safety riding dan hiburan musik dari Cakra Band.
Ribuan peserta menikmati acara yang memadukan edukasi, pelayanan kepolisian, pelatihan, lomba, serta hiburan.
Irjen Wibowo mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen keselamatan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap keselamatan di jalan sebagai hal sepele.
“Perjalanan yang baik bukanlah perjalanan yang cepat sampai ke rumah, tetapi perjalanan yang membawa kita sampai ke tempat tujuan dengan selamat,” tutur Wibowo.