Motor Tiba-Tiba Kehilangan Kompresi? Ini Penyebab yang Harus Diperiksa

Senin 24-08-2026,14:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Kompresi mesin berperan penting dalam menghasilkan pembakaran yang optimal pada sepeda motor.

Ketika kompresi mengalami kebocoran, tenaga mesin dapat menurun dan motor menjadi lebih sulit dihidupkan.

Dalam kondisi lebih parah, kerusakan komponen internal dapat menyebabkan mesin mengalami ngejim atau seized engine

Los kompresi dan mesin ngejim memiliki penyebab yang beragam, mulai dari keausan komponen hingga masalah pelumasan.

Berikut beberapa penyebab yang perlu diperhatikan pengendara.

1. Ring Piston Aus atau Rusak

Ring piston bertugas membantu menjaga tekanan kompresi tetap berada di ruang bakar.

Jika ring mengalami keausan, kerusakan, atau patah, tekanan kompresi dapat mengalami kebocoran.

Akibatnya, tenaga mesin berkurang dan proses menghidupkan motor menjadi lebih sulit.

Penggantian ring piston perlu dilakukan apabila kondisinya sudah tidak memenuhi spesifikasi.

BACA JUGA:Muncul Wacana Tarif Parkir DKI Jakarta Naik, Besaran Tarif Bakal Sesuai Zonasi

2. Piston dan Silinder Mengalami Baret

Permukaan piston atau dinding silinder yang tergores dapat menciptakan celah dan menyebabkan kompresi bocor.

Kerusakan tersebut dapat dipicu penggunaan dalam waktu lama, pelumasan buruk, atau oli dengan kualitas tidak sesuai.

Kondisi piston dan silinder yang bermasalah juga dapat membuat motor mengeluarkan asap putih.

Pemeriksaan perlu dilakukan untuk menentukan apakah komponen masih dapat digunakan atau membutuhkan perbaikan.

3. Katup Tidak Menutup Rapat

Katup masuk dan katup buang harus menutup dengan baik ketika proses pembakaran berlangsung.

Kategori :