Salah satu komponen yang perlu diperhatikan adalah CDI atau Capacitor Discharge Ignition.
Ketika pasokan listrik tidak mencukupi, proses pengapian dapat terganggu sehingga mesin lebih sulit dinyalakan.
Pembakaran yang tidak optimal juga dapat membuat kinerja mesin mengalami penurunan.
Jika gangguan berlangsung terus-menerus, komponen yang berkaitan dengan sistem pengapian juga berpotensi mengalami masalah.
Namun, pemeriksaan tetap diperlukan untuk memastikan sumber gangguan sebelum mengganti komponen tertentu.
Kinerja Kiprok Bisa Ikut Terganggu
Aki memiliki hubungan dengan sistem pengisian yang bertugas menjaga ketersediaan energi listrik pada kendaraan.
Kiprok atau regulator rectifier berperan mengatur arus listrik yang masuk menuju aki.
Ketika aki sudah tidak optimal, sistem pengisian dapat bekerja lebih berat untuk menjaga tegangan tetap sesuai.
Jika kondisi tersebut berlangsung lama, komponen sistem pengisian berpotensi mengalami keausan lebih cepat.
Karena itu, pemeriksaan aki dan sistem pengisian sebaiknya dilakukan ketika muncul gejala kelistrikan.
BACA JUGA:10 Merek Sepeda Motor Ramaikan GIIAS Surabaya 2026, Hadirkan Pilihan untuk Beragam Segmen
Kenali Ciri Aki Motor Soak
Pengendara dapat mengenali aki motor soak melalui beberapa gejala yang muncul ketika kendaraan digunakan.
Berikut sejumlah tanda yang perlu diperhatikan:
1. Muncul suara klik saat starter
Suara tersebut dapat muncul karena aki tidak mampu menyediakan arus yang cukup untuk menggerakkan motor starter.
2. Lampu motor semakin redup
Perubahan intensitas lampu dapat menjadi tanda suplai listrik dari aki mulai melemah.
3. Motor sulit dinyalakan
Starter elektrik dapat berputar lebih lambat atau gagal bekerja ketika daya aki sudah tidak mencukupi.