Lampu Rem Motor Menyala Terus? Jangan Anggap Sepele, Bisa Bikin Aki Tekor

Minggu 26-07-2026,11:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Namun, jika komponen di dalam switch sudah patah, penggantian saklar menjadi solusi yang paling tepat.

3. Setelan Rem Belakang Terlalu Kencan

Masalah ini umum ditemukan pada motor yang menggunakan rem tromol belakang.

Baut penyetel yang terlalu rapat membuat pegas switch selalu tertarik.

Akibatnya, sistem mendeteksi pedal rem seolah sedang diinjak.

Selain itu, kampas rem yang sudah tipis juga dapat memengaruhi posisi penyetelan.

Cara mengatasinya adalah melonggarkan baut penyetel lampu rem hingga lampu padam saat pedal dilepas.

Setelah penyetelan selesai, pastikan fungsi pengereman tetap bekerja dengan baik.

BACA JUGA:Wahana Condet Tunjukkan Kualitas Layanan Unggulan di Ajang KLHN 2026

4. Kebiasaan Pengendara

Tidak semua penyebab berasal dari kerusakan komponen.

Sebagian kasus dipicu kebiasaan pengendara yang meletakkan jari di tuas rem depan atau ujung kaki pada pedal rem belakang.

Tekanan ringan tersebut sudah cukup mengaktifkan switch rem.

Untuk mencegahnya, biasakan menyentuh tuas atau pedal rem hanya ketika benar-benar ingin mengurangi kecepatan kendaraan.

Dampak Jika Dibiarkan

Lampu rem yang terus menyala dapat membuat aki lebih cepat tekor karena konsumsi listrik berlangsung tanpa henti.

Bohlam juga menjadi lebih panas sehingga usia pakainya berkurang.

Pada beberapa motor, panas berlebih bahkan dapat merusak mika lampu.

Selain itu, sistem starter elektrik pada motor matik berpotensi terganggu karena switch rem tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Kategori :