“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan dalam penanganan di lokasi,” ujar Bernad.
“Dishub telah memitigasi empat titik pengaturan lalu lintas, yakni di turunan Mampang, Flyover Mampang, lokasi kejadian, dan Simpang Lampu Lalu Lintas Pasar Santa,” lanjut Bernad.
BACA JUGA:Lampu Motor Sering Putus Meski Baru Diganti? Ini Penyebabnya
“Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan saat kendaraan berat mulai melakukan proses evakuasi dan pembongkaran JPO,” tambahnya.
Sementara itu, Dinas Bina Marga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi konstruksi JPO.
Hasil asesmen menunjukkan kerusakan cukup berat pada bagian pondasi tiang.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, menyatakan pembongkaran menjadi pilihan paling aman.
Keputusan tersebut diambil demi melindungi pengguna jalan.
“Pembongkaran akan dilakukan setelah jam sibuk pagi berakhir dengan pengaturan lalu lintas bersama Dinas Perhubungan dan Kepolisian,” kata Rifki.
Polisi turut memastikan situasi di lokasi tetap terkendali selama proses penanganan.
Pengamanan dilakukan bersama petugas Dishub dan instansi terkait lainnya.
BACA JUGA:QJMotor FLY 150 2027 Tampil Lebih Segar, Siap Tantang Segmen Skutik Premium
Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Meski demikian, proses evakuasi tetap dilakukan secara hati-hati.
“Dalam peristiwa tersebut nihil korban jiwa. Selama proses evakuasi dan pembongkaran berlangsung, pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan agar penanganan berjalan aman,” jelas Mujiyanto.
Masyarakat diimbau menghindari sementara Jalan Kapten Tendean hingga proses pembongkaran selesai.