Di tengah kenaikan pasar domestik, performa ekspor justru bergerak berlawanan.
Penjualan ke pasar internasional mengalami penurunan selama Juni 2026.
Berdasarkan data AISI, ekspor motor utuh atau completely built up mencapai 50.067 unit.
Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.
BACA JUGA:Indikator Oil Change Honda Vario EVO 160 Jangan Diabaikan, Ini Fungsi dan Cara Mengatasinya
Penurunan ekspor diperkirakan mencapai sekitar 9,3 persen secara bulanan.
Kondisi tersebut menunjukkan tantangan masih membayangi pasar global.
Permintaan dari sejumlah negara tujuan ekspor belum kembali stabil.
Situasi ekonomi internasional masih memengaruhi perdagangan otomotif.
Meski demikian, kinerja pasar domestik berhasil menjadi penopang utama industri.
Pertumbuhan penjualan dalam negeri membantu menjaga stabilitas produksi nasional.
Hasil semester pertama memberikan optimisme bagi pelaku industri otomotif.
Produsen berharap tren positif dapat terus berlanjut pada paruh kedua 2026.
BACA JUGA:Jelang Penutupan Jakarta Fair 2026, Yadea Tebar Promo Motor Listrik dan Hadiah Menarik
Apabila permintaan domestik tetap meningkat, industri sepeda motor berpeluang mencatat pertumbuhan lebih tinggi.
Dukungan daya beli masyarakat menjadi faktor penting bagi keberlanjutan tren tersebut.