Tahap praktik mencakup pengereman, keseimbangan, serta kemampuan bermanuver.
Seluruh peserta wajib menyelesaikan setiap tantangan sesuai standar penilaian.
BACA JUGA:Pakai Roller Ringan di Motor Matic, Benarkah Bikin Performa Lebih Baik?
Pada materi keseimbangan, peserta melewati lintasan Narrow Plank dan Low Speed Balance.
Kemampuan menjaga stabilitas kendaraan menjadi fokus utama penilaian.
Sementara itu, Slalom Course menguji kelincahan serta konsentrasi pengendara.
Peserta dituntut mampu mengendalikan sepeda motor dengan presisi tinggi.
Walaupun format kompetisi masih serupa dengan tahun sebelumnya, tingkat kesulitan lintasan terus ditingkatkan.
Langkah tersebut dilakukan agar kemampuan peserta dapat diukur lebih komprehensif.
Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi para instruktur dan advisor Honda.
“Safety Riding Contest Regional bertujuan memastikan instruktur dan advisor terus berkembang sesuai standar terbaru sekaligus menjadi pelopor kampanye #Cari_Aman,” tegas Benedictus F. Maharanto.
BACA JUGA:Honda Modif Contest 2026 Kembali Digelar, Siap Jadi Ajang Adu Kreativitas Modifikator di 9 Kota
Pada kategori Advisor Community Sport, Fajar Nurbawono dari Honda Beat Club Tangerang berhasil meraih juara pertama.
Posisi kedua ditempati Virza Miftah Budiansyah dari HSFCI Jakarta.
Ribut Wahyudi dari CBR Riders Jakarta melengkapi posisi tiga besar.
Ketiganya menunjukkan kemampuan terbaik sepanjang kompetisi.