Meski menawarkan akselerasi lebih baik, penggantian roller sebaiknya dilakukan secara bertahap.
Misalnya, jika roller standar berbobot 10 gram, pengguna dapat mencoba ukuran 9 gram terlebih dahulu.
Apabila hasilnya masih kurang sesuai, barulah beralih ke ukuran 8 gram.
Perubahan bobot roller yang terlalu ekstrem dapat mengubah karakter motor secara signifikan.
BACA JUGA:Adopsi Gaya Urban Kontemporer, Ini Ragam Kreasi Modifikasi di CLASSY Modifest 2026
Karena itu, penyesuaian bertahap akan memudahkan pengendara menemukan setelan paling ideal.
Perlu diketahui, roller ringan juga memiliki konsekuensi.
Putaran mesin akan lebih tinggi pada kecepatan yang sama dibandingkan roller standar.
Dampaknya, konsumsi bahan bakar dapat sedikit meningkat.
Meski demikian, bagi pengendara yang mengutamakan akselerasi, penggunaan roller ringan tetap menjadi salah satu modifikasi CVT yang paling efektif.