Kriteria utama penilaian didasarkan pada rekam jejak kepatuhan pemilik kendaraan selama tiga tahun terakhir.
Peserta yang dipilih merupakan warga yang tidak pernah menunggak pajak sama sekali.
BACA JUGA:Perbedaan Motor Listrik dan Motor Hybrid, Mana yang Lebih Efisien untuk Kebutuhan Harian?
Mereka juga selalu melakukan pelunasan sebelum tanggal jatuh tempo tiba.
Pendekatan edukatif ini diharapkan mampu membangun budaya patuh hukum yang berkelanjutan.
Masyarakat teladan ini menjadi contoh nyata dalam pemenuhan kewajiban warga negara.
Proses penyaringan pemenang dilakukan secara ketat melalui beberapa tahapan penilaian.
Tahap awal melibatkan lebih dari 3.000 wajib pajak yang masuk dalam sistem bursa kandidat.
Petugas kemudian melakukan perhitungan skor berdasarkan kecepatan waktu pembayaran setiap tahunnya.
Dari sana, tim penilai menetapkan 15 kandidat terbaik untuk diverifikasi lebih lanjut.
Petugas Samsat dan Unit Pelayanan Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor bergerak melakukan validasi lapangan.
BACA JUGA:Penasaran Sama Motor Listrik Polytron? Begini Cara Test Ride di Jakarta Fair 2026
Proses verifikasi administrasi meliputi pemeriksaan data kepemilikan unit kendaraan.
Riwayat pembayaran dan kesesuaian identitas asli juga diperiksa dengan sangat teliti.
Langkah berlapis ini memastikan hadiah jatuh kepada orang yang tepat.
Pihak Bapenda DKI Jakarta bersama Jasa Raharja menyediakan berbagai hadiah menarik untuk pemenang.