Namun, seluruh produk terbukti mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat setempat dengan sangat baik.
“Keseruan MAXi Tour Boemi Nusantara Kalimantan ini tentu saja memberikan pengalaman baru yang spesial dari etape sebelumnya karena mulai dari segi rutenya yang sangat menguji durabilitas,” ujar Khusnul.
BACA JUGA:Perbedaan Motor Listrik dan Motor Hybrid, Mana yang Lebih Efisien untuk Kebutuhan Harian?
Melalui kegiatan ini, pihak pabrikan juga ingin meningkatkan kepedulian publik terhadap perlindungan satwa endemik orang utan.
Setibanya di Pangkalan Bun, rombongan turing menyambangi Istana Mangkubumi sebagai pusat warisan budaya Kesultanan Kutaringin.
Yamaha memanfaatkan momen bersejarah ini dengan menyerahkan bantuan dana untuk pelestarian cagar budaya lokal.
Komunitas lokal XMAX Mentaya turut hadir menyambut kedatangan peserta di tepi Sungai Arut.
Hari berikutnya, petualangan berlanjut menuju habitat asli orang utan di Taman Nasional Tanjung Puting.
Peserta harus menyeberang menggunakan perahu tradisional Kelotok melalui jalur Sungai Sekonyer.
Pengalaman unik ini memberikan sudut pandang baru mengenai keindahan ekosistem alam Indonesia.
Seorang pengendara model NMAX, Fadli, turut membagikan pengalaman pribadinya selama melibas jalur ekstrem Kalimantan.
BACA JUGA:Penasaran Sama Motor Listrik Polytron? Begini Cara Test Ride di Jakarta Fair 2026
Ia sangat mengagumi responsivitas mesin saat melakukan akselerasi dan deselerasi di tikungan tajam.
Fitur keselamatan aktif juga dinilai sangat membantu menjaga stabilitas motor di permukaan jalan yang tidak rata.
“Lini skutik MAXi Yamaha memang selalu jadi skutik yang cocok banget buat riding jarak jauh kaya MTBN Kalimantan ini terutama NMAX,” kata Fadli.
Perjalanan ini membuktikan bahwa motor matik premium tidak hanya unggul di perkotaan, tetapi juga tangguh di jalur luar kota.