Busi Iridium untuk Motor Harian Aman atau Tidak? Simak Penjelasannya

Rabu 08-07-2026,13:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Busi iridium memiliki ujung elektroda yang lebih runcing sehingga percikan api menjadi lebih fokus dan stabil.

Sebaliknya, busi standar menggunakan elektroda yang lebih besar.

Percikan api tetap mampu menjalankan proses pembakaran, tetapi penyebarannya tidak sepresisi busi iridium.

Busi iridium juga lebih banyak digunakan pada mesin berputaran tinggi.

Karakter tersebut membuatnya sering dipilih untuk motor sport atau kebutuhan performa.

Keunggulan lainnya adalah kebutuhan energi listrik yang lebih kecil.

Percikan api yang stabil membantu proses pembakaran berlangsung lebih efisien sehingga performa mesin dapat meningkat.

Dari sisi usia pakai, busi iridium memiliki daya tahan lebih lama.

Jika busi standar umumnya diganti setiap sekitar 4.000 kilometer, busi iridium mampu digunakan dalam jarak yang jauh lebih panjang sesuai kondisi pemakaian.

BACA JUGA:WMS Ajak Honda Community Pererat Kedekatan Ayah dan Anak Lewat PCX Bikers Playland

Apakah Busi Iridium Aman untuk Motor Harian?

Meski menawarkan banyak kelebihan, busi iridium tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua jenis motor.

Penggunaannya harus disesuaikan dengan karakter mesin kendaraan.

Motor dengan kompresi tinggi umumnya dapat memanfaatkan keunggulan busi iridium secara optimal.

Sebaliknya, mesin berkompresi rendah belum tentu memperoleh manfaat yang sama.

Pada beberapa motor harian berkompresi rendah, penggunaan busi iridium justru dapat membuat usia pakainya lebih pendek.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan biaya penggantian busi.

Kategori :