Kondisi tersebut membuat daya cengkeram berkurang saat melewati tikungan.
Risiko tergelincir juga meningkat ketika melintasi jalan basah.
BACA JUGA:Guru SMK Kunjungi Pabrik Yamaha, Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri
Selain itu, velg menjadi lebih rentan mengalami kerusakan akibat benturan lubang.
Sebaliknya, ban berukuran terlalu besar juga memiliki kekurangan.
Ukuran yang melebihi rekomendasi membuat mesin bekerja lebih keras.
Akselerasi awal menjadi lebih lambat dibandingkan penggunaan ban standar.
Bobot tambahan turut memengaruhi efisiensi konsumsi bahan bakar.
Selain ukuran, kualitas material ban juga penting diperhatikan.
Kompon ban yang baik mampu menghasilkan keseimbangan antara daya cengkeram dan ketahanan.
Ban dengan alur tapak yang dirancang optimal membantu membuang air ketika hujan.
BACA JUGA:Makin Ekspresif! New Honda BeAT Series Dapat Penyegaran Warna Baru
Kemampuan tersebut mengurangi risiko kehilangan traksi akibat genangan air.
Konstruksi ban juga harus disesuaikan dengan karakter kendaraan.
Motor berbobot besar memerlukan struktur ban yang lebih kokoh.
Konstruksi tersebut membantu menjaga kestabilan ketika membawa beban.