Jangan Tunggu Sampai 0 Persen, Ini Dampaknya Membiarkan Baterai Motor Listrik Habis Total!

Rabu 10-06-2026,10:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Tren penggunaan motor listrik di Indonesia terus mengalami lonjakan yang sangat pesat.

Kendaraan ramah lingkungan ini diminati karena efisiensi energi yang tinggi.

Selain itu, biaya perawatan harian moda transportasi modern ini juga terkenal jauh lebih murah.

Namun, sebagian besar pemilik sering kali mengabaikan kebiasaan buruk yang merusak komponen utama.

Salah satu kelalaian fatal adalah membiarkan daya baterai habis total hingga menyentuh angka 0 persen.

Kebiasaan ini dapat memperpendek usia pakai sumber daya secara drastis dalam waktu singkat.

Perlu dipahami bahwa baterai merupakan jantung penggerak paling krusial pada setiap sepeda motor listrik.

Komponen ini juga memegang predikat sebagai bagian paling mahal dari seluruh rangkaian kendaraan.

BACA JUGA:Komunitas Honda Scoopy Jakarta Gelar Hangout dengan Kegiatan Kreatif

Oleh sebab itu, menjaga kesehatan sel baterai merupakan kewajiban utama setiap pemilik.

Mayoritas motor setrum saat ini mengandalkan dua tipe penyimpanan daya yang berbeda.

Jenis pertama adalah baterai lithium-ion yang memiliki manajemen energi sangat efisien.

Sementara tipe kedua adalah Sealed Lead-Acid (SLA) atau akrab disebut aki kering.

Kedua jenis penampung daya ini sama-sama benci kondisi kosong.

Sering membiarkan daya merosot sampai titik terendah memicu fenomena bernama deep discharge.

Kategori :