JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Lonjakan jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung saat masa libur panjang kembali memicu persoalan klasik di jalanan.
Masalah utama yang paling sering muncul dan dikeluhkan oleh masyarakat adalah maraknya praktik parkir liar.
Kondisi tidak tertib ini terus berulang di sejumlah kawasan strategis dan pusat keramaian kota.
Oleh karena itu, pemerintah daerah menilai perlunya sebuah solusi jangka panjang untuk mengatasi hal tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan perhatian serius mengenai kendala kemacetan akibat kendaraan yang tidak tertib ini.
Dirinya mengakui bahwa berbagai langkah penertiban dari petugas selama ini masih belum optimal.
BACA JUGA:Sudinhub Jaksel Berhasil Tindak Ribuan Pelanggar Lalu Lintas Hingga Mei 2026
Hasil dari operasi penertiban tersebut terbukti belum mampu menyelesaikan masalah secara tuntas dan menyeluruh.
Farhan menjelaskan bahwa setelah petugas melakukan penertiban, aktivitas terlarang tersebut biasanya akan langsung muncul kembali.
Lokasi yang digunakan oleh para oknum juga tetap sama seperti tempat yang baru saja ditertibkan.
Fenomena ini membuat area jalan raya di pusat kota terus mengalami kepadatan yang sangat mengganggu kenyamanan.
Guna menggambarkan situasi tersebut, Muhammad Farhan menganalogikan masalah ini dengan gangguan serangga yang sangat menjengkelkan di lingkungan rumah.
“Parkir liar itu seperti nyamuk. Diusir sekarang, nanti datang lagi. Ditertibkan, muncul lagi. Karena itu kita membutuhkan solusi yang lebih permanen,” tegas Farhan.
BACA JUGA:Begini Cara Merawat Motor Warna Putih Biar Bebas Jamur dan Tidak Cepat Menguning
Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat berada di Balai Kota Bandung.