Presiden Prabowo Kembali Targetkan Konversi Motor Listrik Massal untuk Pangkas Impor BBM

Jumat 22-05-2026,03:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Pemerintah Republik Indonesia mulai menyusun langkah strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui sektor transportasi harian.

Dalam agenda kenegaraan terbaru, rencana peralihan ke kendaraan ramah lingkungan menjadi salah satu poin yang disorot oleh pemerintah.

Fokus utama program ini diarahkan pada konversi massal sepeda motor konvensional menuju motor listrik.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk nyata dari implementasi strategi operasional untuk membangun kedaulatan domestik.

Pemaparan mengenai rencana konversi moda transportasi ini disampaikan langsung dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta.

Agenda besar tersebut berlangsung secara resmi pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2026.

BACA JUGA:Operasi Gabungan Digelar, Razia Pajak Kendaraan Bermotor Jaring Ratusan Pelanggar di Garut

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengaitkan kebijakan sektor otomotif ini dengan fondasi mazhab ekonomi Pancasila.

Keseimbangan antara pertumbuhan industri dan pemerataan akses energi ramah lingkungan menjadi tujuan dasar dari konsep tersebut.

“Mazhab ekonomi yang kita jalankan adalah mazhab ekonomi Pancasila. Ekonomi yang berketuhanan, ekonomi yang berkemanusiaan, ekonomi yang menjunjung tinggi persatuan nasional,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah menilai bahwa pengurangan penggunaan bahan bakar fosil pada kendaraan roda dua merupakan kebutuhan mendesak.

Melalui program konversi sepeda motor listrik, ketergantungan terhadap pasokan minyak mentah dari luar negeri diharapkan dapat ditekan.

Langkah ini diproyeksikan mampu membawa dampak positif yang besar bagi stabilitas finansial dalam negeri.

BACA JUGA:Resmi Dipangkas! Komisi Driver Gojek Kini Cuma 8 Persen Sesuai Arahan Pemerintah

Target utamanya adalah menjaga kekuatan cadangan kas luar negeri melalui penghematan alokasi dana belanja komoditas energi.

Kategori :