Resmi Dipangkas! Komisi Driver Gojek Kini Cuma 8 Persen Sesuai Arahan Pemerintah

Kamis 21-05-2026,09:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Langkah pertama adalah melakukan penyesuaian pendapatan perusahaan pada layanan GoRide Reguler secara bertahap.

Pihak Gojek berjanji akan menjaga stabilitas tarif konsumen agar pesanan dari pelanggan tidak mengalami penurunan.

Kedua, manajemen resmi menghentikan Program Langganan GoRide Hemat untuk mitra pengemudi yang diuji coba sejak akhir tahun lalu.

Kebijakan penghapusan ini diambil berdasarkan kajian mendalam demi menjaga keseimbangan ekosistem bisnis.

BACA JUGA:Gelar Razia Gabungan, 10 Juru Parkir Liar di Cengkareng Berhasil Diamankan Petugas

Tarif GoRide Hemat ke depannya akan mengikuti sistem bagi hasil baru sebesar 8 persen.

Dampaknya, akan ada sedikit penyesuaian harga konsumen secara moderat namun tetap terjangkau.

Langkah ketiga, Gojek tetap melanjutkan seluruh program kesejahteraan sosial yang sudah berjalan selama ini.

Beberapa program unggulan meliputi Bonus Hari Raya, BPJS Ketenagakerjaan, beasiswa pendidikan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Langkah keempat, GoTo akan memaksimalkan kekuatan ekosistem digital mereka untuk menjaga stabilitas jangka panjang perusahaan.

Pihak manajemen optimis mampu menghadapi tantangan penurunan pendapatan ini lewat berbagai inovasi lini bisnis lainnya.

BACA JUGA:Jangan Asal Membonceng, Pahami Aturan dan Panduan Aman Bagi Penumpang Motor

“Sebagai perusahaan yang lahir dan berkembang di Indonesia, Gojek senantiasa berkomitmen untuk dapat terus maju - demi mitra pengemudi yang lebih sejahtera, pelanggan yang terlayani lebih baik, dan Indonesia yang kita cintai bersama,” tutup Hans Patuwo.

Kategori :