BACA JUGA:Kejar Target Pasar! TVS Segera Dirikan Pabrik Baru untuk Genjot Produksi
2. Pahami Kode Identitas Serta Label SNI
Setiap ban dibekali identitas berupa deretan angka unik pada dinding karetnya.
Kode numerik tersebut menginfokan minggu dan tahun pembuatan produk.
Informasi ini berguna agar konsumen bisa memprediksi sisa masa pakai komponen.
Selain itu, pilihlah merek yang sudah mengantongi sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) demi jaminan keselamatan.
3. Selaraskan dengan Pola Kebutuhan Harian
Pilihlah ban dengan ukuran tapak sewajar tangan orang dewasa.
Desain ini diklaim mampu menjaga kelincahan bermanuver di jalan raya.
Penggunaan ukuran standar juga terbukti membuat konsumsi bahan bakar jauh lebih irit.
BACA JUGA:Wajib Cek CVT! 5 + 1 Penyebab Utama Motor Matic Bergetar saat Gas Dilepas
4. Perhatikan Batas Kapasitas Beban Maksimal
Tiap jenis ban memiliki batas kemampuan menopang beban yang berbeda-beda.
Membawa muatan berlebih secara terus-menerus akan mempercepat keausan komponen karet tersebut.
Oleh karena itu, gunakan motor sesuai kapasitasnya agar ban tidak cepat botak.
5. Sesuaikan Ukuran dengan Velg Bawaan