Jangan Panik! Ini Langkah Darurat yang Harus Dilakukan Saat Motor Rem Blong

Minggu 10-05-2026,05:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Setelah berhasil menguasai diri, segera lakukan penurunan gigi transmisi secara perlahan atau bertahap ke posisi rendah.

Langkah ini dikenal dengan istilah engine brake untuk membantu mengurangi kecepatan motor tanpa mengandalkan rem sepenuhnya.

Sembari melakukan pengereman mesin, cobalah untuk terus menekan tuas rem yang sekiranya masih berfungsi sedikit.

Jika salah satu rem masih menunjukkan tanda kehidupan, gunakanlah secara perlahan untuk membantu proses perlambatan kecepatan.

BACA JUGA:Rekayasa Lalu Lintas Jalan HR Rasuna Said dalam Rangka Pencanangan HUT ke-499 Jakarta, Cek Jalur Alternatifnya

Untuk motor matic, tutup gas secara total lalu segera membukanya kembali sedikit demi sedikit secara berulang.

Teknik "mengocok" gas ini akan membuat mesin menahan laju motor agar tidak meluncur terlalu bebas.

Selain itu, pastikan mesin tetap dalam kondisi menyala agar gaya gesek transmisi tetap dapat bekerja maksimal.

Jangan lupa untuk segera memberikan tanda darurat kepada pengendara lain yang berada di sekitar.

BACA JUGA:Motor Kurang Tenaga dan Tidak Responsif? Begini Pentingnya Perawatan Busi Agar Mesin Tetap Prima

Bisa membunyikan klakson berkali-kali atau melambaikan tangan sebagai isyarat adanya masalah teknis yang serius.

Setelah kecepatan mulai berkurang, arahkan motor Anda untuk menepi ke arah bahu jalan yang lebih aman.

Hindari tetap berada di tengah jalur lalu lintas karena sangat berisiko memicu kecelakaan beruntun yang berbahaya.

Dalam kondisi yang sangat terdesak, menggesekkan kaki ke aspal bisa menjadi pilihan terakhir untuk membantu perlambatan.

BACA JUGA:Pramono Anung Kaji Perubahan Waktu dan Siapkan Jalan Rasuna Said Sebagai Lokasi CFD Baru

Namun, pastikan langkah ini hanya dilakukan sebagai opsi darurat paling akhir saat cara lain tidak membuahkan hasil.

Kategori :