Pengendara wajib mewaspadai beberapa gejala penurunan kualitas minyak rem agar terhindar dari risiko rem blong.
Berikut adalah tanda-tanda minyak rem yang sudah harus diganti:
1. Warna Cairan Berubah Gelap
Warna minyak rem yang semula bening kekuningan akan berubah menjadi gelap akibat kotoran atau uap air.
2. Tarikan Tuas Rem Terasa Lebih Dalam
Rem sering terasa "ngempos" atau lebih dalam saat ditarik karena performa tekanan cairan yang sudah menurun.
3. Performa Pengereman Tidak Konsisten
Daya cengkeram rem menjadi berkurang sehingga motor membutuhkan jarak yang lebih panjang untuk benar-benar berhenti.
Jangan menunggu hingga muncul masalah teknis untuk melakukan penggantian komponen cairan pengereman ini.
Secara umum, para ahli menyarankan penggantian setiap 24 bulan atau setelah mencapai jarak 24.000 km.
Perawatan rutin ini sangat penting untuk menjaga stabilitas dan performa sistem rem motor Anda.
Wahyu Budhi kembali menambahkan saran untuk para pemilik sepeda motor Honda.
BACA JUGA:Korlantas Polri Siapkan Pengamanan di Tiga Titik Utama Jakarta Jelang May Day 2026
"Kami menyarankan konsumen untuk melakukan penggantian minyak rem di bengkel resmi AHASS,” ujar Wahyu Budhi.
“Selain menggunakan produk yang sesuai standar, proses pengerjaan dilakukan oleh teknisi terlatih dengan prosedur yang tepat, sehingga keamanan dan performa kendaraan tetap terjaga," tutupnya.
Melalui bengkel resmi, sistem pengereman akan diperiksa secara menyeluruh untuk mendeteksi potensi kerusakan sejak dini.
Perawatan motor yang konsisten akan memberikan rasa aman serta kenyamanan dalam setiap perjalanan Anda.