Menteri Bahlil Jamin Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir Tahun 2026

Minggu 19-04-2026,09:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

Bahlil juga menambahkan bahwa kesepakatan sudah tercapai sesuai dengan arahan Presiden.

Harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga penutupan tahun ini.

Pernyataan ini sekaligus menepis keraguan publik mengenai potensi lonjakan harga energi.

Dari sudut pandang anggaran negara, kebijakan ini dinilai masih berada dalam batas aman.

BACA JUGA:Korlantas Polri Kampanyekan Safety Driving di Surabaya dan Bagikan Helm SNI Gratis

Kondisi tersebut didukung oleh harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP).

Saat ini rata-rata harga ICP masih berada di bawah angka asumsi APBN.

Ruang fiskal pemerintah dinilai cukup tangguh untuk menanggung beban subsidi energi tersebut.

Hal ini memastikan stabilitas harga tetap terjaga tanpa harus membebani masyarakat luas.

BACA JUGA:Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026 Bakal Digelar di Sirkuit Puncak Mario Sidrap

Bahlil turut memaparkan data mengenai kaitan antara harga dunia dan subsidi.

"Sekarang harga rata-rata ICP dari Januari sampai saat ini tidak lebih dari 77 dolar AS, sehingga marginnya masih aman," ungkap Bahlil.

Ia juga berharap agar kondisi harga minyak mentah dunia tidak melampaui angka 100 dolar AS.

Jika harga dunia tetap stabil, maka beban fiskal subsidi akan tetap terkendali.

BACA JUGA:Astra Honda Dream Cup 2026, Jadi Pembuktian Vario 160 dan Pembinaan Pebalap Muda Indonesia

Pemerintah terus memantau fluktuasi harga energi global ini secara rutin setiap hari.

Kategori :