Ban Besar Bikin Motor Gagah? Kenali Risiko Tersembunyi yang Mengancam Keselamatan

Selasa 14-04-2026,11:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : Aswan

“Sangat disarankan bagi para pemilik motor untuk tetap memakai ban sesuai ukuran standar asli pabrikan,” ujar Wahyu Budhi.

Beliau menjelaskan bahwa setiap komponen sudah dirancang dengan perhitungan teknis yang sangat matang.

Hal ini bertujuan untuk memastikan performa kendaraan tetap terjaga dan keselamatan terjamin.

Mengganti ban ke ukuran lebih besar membawa beberapa konsekuensi teknis yang merugikan.

BACA JUGA:Pasar Motor Maret 2026 Lesu, Penjualan Turun Dibandingkan Bulan Sebelumnya

Pertama, tarikan mesin motor akan terasa jauh lebih berat dari biasanya.

Bidang kontak yang luas meningkatkan gaya gesek ban terhadap permukaan aspal jalanan.

Kedua, konsumsi bahan bakar kendaraan dipastikan akan menjadi lebih boros dari standar.

Mesin membutuhkan energi ekstra untuk memutar ban yang lebih berat dan lebar.

BACA JUGA:Perluas Jaringan, ALVA Sediakan SPKLU di Titik Strategis dan Terintegrasi dengan My ALVA

Akibatnya, efisiensi bahan bakar motor menurun drastis seiring penggunaan ban modifikasi.

Ketiga, karakter handling motor akan berubah dan menjadi kurang presisi saat bermanuver.

Pengendalian motor terasa lebih kaku, terutama saat harus melewati tikungan-tikungan yang tajam.

Kondisi ini tentu sangat membahayakan keselamatan pengendara jika tidak segera diantisipasi.

BACA JUGA:Mengapa Rem Motor Bunyi Berdecit Setelah Dicuci dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Keempat, jarak pengereman motor berpotensi menjadi lebih panjang dari kondisi normalnya.

Kategori :