JAKARTA, DUNIASCOOTER.COM -- Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke PT QJMotor Manufacture Indonesia di Cikarang, Jawa Barat.
Agenda ini bertujuan menjalankan fungsi pengawasan terhadap investasi baru pada sektor otomotif roda dua.
Selain itu, DPR ingin memastikan kesiapan industri dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait elektrifikasi kendaraan.
Kunjungan ini berlangsung selama masa reses persidangan IV tahun sidang 2025-2026.
BACA JUGA:Cardo Rilis Packtalk-S dan 4X-S, Interkom Khusus Shoei Gen 3 dengan Audio JBL
Kementerian Perindustrian memaparkan bahwa kapasitas produksi nasional kendaraan roda dua mencapai 11,3 juta unit per tahun.
Sektor ini memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan PDB serta nilai ekspor Indonesia.
Penyerapan tenaga kerja juga menjadi poin penting dari keberadaan industri otomotif di tanah air.
Populasi kendaraan listrik sendiri menunjukkan tren positif hingga mencapai 342 ribu unit pada 2025.
BACA JUGA:Mengenal Emmo JHV Max, Skuter Listrik Rp 48 Jutaan yang Jadi Motor Operasional SPPG
Pemerintah terus mendorong target TKDN minimal sebesar 40% hingga tahun 2026 mendatang.
Target tersebut akan meningkat menjadi 60% pada periode 2027-2029 dan 80% pada 2030.
Penerapan SNI wajib untuk komponen otomotif dan baterai kendaraan listrik juga menjadi fokus utama.
Langkah tegas ini diambil demi memperkuat struktur industri komponen dalam negeri secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Evo dan Feliz Jadi Primadona, Motor Listrik VinFast Kalahkan Penjualan Motor Bensin di Vietnam