Peningkatan daya beli tercatat merata di berbagai wilayah lokal di Vietnam. Kota Hanoi dan Ho Chi Minh City menjadi penyumbang volume terbesar.
Di ibu kota Hanoi saja, lebih dari 20.000 unit telah diserahkan.
Meski produksi sudah ditingkatkan, jumlah unit belum mampu memenuhi semua permintaan pasar.
Permintaan yang sangat tinggi menciptakan kebutuhan mendesak akan unit kendaraan baru.
BACA JUGA:VinFast Gandeng Enam Dealer untuk Perkuat Jaringan Motor Listrik di Indonesia
VinFast kini tengah memacu kapasitas pabrik hingga tingkat maksimal demi pesanan.
Langkah ini diambil agar pelanggan tidak perlu menunggu waktu pengiriman terlalu lama.
Hoang Ha selaku General Manager VinFast Vietnam menyatakan bahwa lonjakan pesanan ini membuktikan besarnya kebutuhan warga akan kendaraan hijau.
Menurutnya, masyarakat kini mulai sadar untuk meninggalkan ketergantungan pada bahan bakar fosil.
BACA JUGA:VinFast Siap Gebrak Pasar Otomotif Indonesia dengan Motor Listrik Terbaru
Ia menegaskan komitmen VinFast untuk terus mendukung proses transformasi hijau secara nasional.
Hal ini dilakukan melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya dan layanan purna jual.
Lonjakan penjualan ini dipicu oleh fluktuasi harga bahan bakar minyak yang tidak stabil.
Selain aspek lingkungan, faktor efisiensi ekonomi menjadi alasan utama bagi para konsumen.
BACA JUGA:Pemprov Jabar Tegaskan Bayar Pajak Kendaraan Cukup Bawa STNK dan KTP Pengguna
Kualitas unit motor listrik VinFast kini sudah teruji secara nyata oleh pasar.