Siapkan Revolusi Motor Listrik, Suzuki Resmi Akuisisi Perusahaan Baterai Solid-State Kanadevia

Selasa 31-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Selain itu, waktu pengisian daya atau recharging diklaim akan menjadi jauh lebih cepat.

Risiko kebakaran pada baterai juga dapat diminimalisir secara signifikan berkat material padat tersebut.

Hal ini terjadi karena pelarut organik yang mudah terbakar pada baterai konvensional telah dihilangkan.

Hingga saat ini, Suzuki belum memberikan rincian spesifik mengenai rencana penggunaan teknologi akuisisi ini.

BACA JUGA:Yadea Siap Luncurkan Skuter Listrik Baru dengan Teknologi AIGO Secara Online

Namun, langkah ini sangat krusial mengingat lini motor listrik Suzuki saat ini masih terbatas.

Contohnya adalah skuter perkotaan e-Address yang masih menggunakan baterai lithium-ion tetap berkapasitas kecil.

Jarak tempuh skuter tersebut hanya mencapai sekitar 80 kilometer dengan tenaga yang sangat terbatas.

Kehadiran teknologi Kanadevia diharapkan mampu mendongkrak performa motor listrik Suzuki di masa depan.

BACA JUGA:Motor Listrik Self-Balancing OMO X Raih Penghargaan Bergengsi iF DESIGN AWARD 2026

Selain fokus pada baterai, Suzuki juga aktif mengeksplorasi berbagai teknologi energi alternatif lainnya.

Brand asal Jepang ini sedang meneliti penggunaan kotoran sapi untuk bahan bakar kendaraan.

Proyek unik ini ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas di pasar otomotif India yang sangat besar.

Suzuki juga terus mengembangkan mesin pembakaran internal yang jauh lebih ramah lingkungan.

BACA JUGA:KAI Logistik Sukses Kirim 9.110 Unit Sepeda Motor ke Berbagai Kota Selama Mudik Lebaran

Salah satu buktinya adalah kehadiran model Gixxer SF 250 di beberapa pasar global.

Kategori :