Wilayah perbatasan selatan yang berdekatan dengan Yogyakarta juga tidak luput dari pemasangan akses barcode ini.
Layanan ini dirancang untuk membantu pemudik yang kehilangan arah atau bingung dengan posisinya.
Pengguna cukup membuka aplikasi untuk mengetahui lokasi terkini secara akurat.
Informasi mengenai jarak tempuh yang aman juga tersedia bagi seluruh pengendara di wilayah hukum Polda Jateng.
BACA JUGA:Kabar Gembira untuk Ojol! Beli Paket MyTelkomsel Kini Dapat Voucher BBM MyPertamina Rp 25.000
“Apabila kita berada di suatu tempat yang tidak tahu posisinya di mana, terutama saat perjalanan mudik baik dari wilayah timur, barat bisa membuka aplikasi ini,” tambah Kombes Pol Pratama Adhyasastra.
Fitur unggulan lainnya adalah integrasi layanan dengan pos polisi dan bengkel terdekat.
Jika pemudik mengalami kendala mesin, sistem akan mengarahkan mereka ke bantuan terdekat.
Layanan ini bahkan terhubung langsung dengan operator darurat 110 untuk penanganan cepat di lapangan.
BACA JUGA:Yamaha Bagikan Tips Berkendara Motor Agar Tetap Bugar dan Aman Saat Berpuasa
“Nanti apabila ada kendala bisa terhubung dengan operator 110 sehingga dapat terlayani oleh seluruh petugas yang ada di sepanjang jalur,” jelas Kombes Pol Pratama Adhyasastra.
Mengenai rekayasa lalu lintas, fokus utama petugas adalah pada periode H-3 hingga hari Lebaran.
Pihak kepolisian memberikan perhatian khusus pada perbatasan antara Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.
Kawasan wisata seperti Prambanan menjadi titik krusial yang memerlukan strategi pengaturan arus lalu lintas secara intensif.
Koordinasi lintas wilayah terus diperkuat demi kelancaran perjalanan seluruh masyarakat Indonesia.