Hadapi Lonjakan 3,5 Juta Kendaraan dari Jakarta, Korlantas Polri Matangkan Operasi Ketupat 2026

Jumat 06-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Sementara itu, total jumlah kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan hingga 31 persen.

Capaian positif ini ingin dipertahankan atau bahkan ditingkatkan pada musim mudik mendatang.

"Operasi Ketupat sejatinya bukan hanya tentang pengaturan arus kendaraan di jalan raya," ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Ia menegaskan bahwa Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat bepergian dengan sangat aman.

BACA JUGA:Persiapan Mudik Lebaran 2026 Yamaha Siapkan 130 Bengkel Jaga dan Promo Sparepart Kit untuk Konsumen

"Kami bertugas menjaga situasi kamtibmas serta kelancaran lalu lintas agar tetap kondusif," lanjutnya.

Bagi kepolisian, keselamatan setiap nyawa pemudik adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

Korlantas Polri membagi sistem penanganan arus mudik ke dalam lima klaster utama tahun ini.

Klaster tersebut meliputi jalan tol, rest area, hingga jalur tol fungsional yang baru.

BACA JUGA:Tampil Stylish Saat Lebaran, Piaggio Indonesia Hadirkan Promo

Selain itu, perhatian khusus diberikan pada jalur Trans Jawa serta jalur Trans Sumatera.

Pengelolaan arus kendaraan kini dilakukan berdasarkan data teknologi yang dipantau secara langsung.

Keputusan rekayasa jalan tidak lagi diambil hanya berdasarkan insting semata oleh petugas.

"Setiap keputusan terkait rekayasa lalu lintas saat ini menggunakan parameter data yang akurat," tegas Irjen Pol Agus.

BACA JUGA:GoTo Tingkatkan Alokasi Bonus Hari Raya 2026 untuk Mitra Ojol dengan Anggaran Dua Kali Lipat

Penggunaan data ini memungkinkan petugas untuk memberikan respon cepat terhadap kemacetan di lapangan.

Kategori :