“Kami ingin menjamin pelaksanaan Operasi Ketupat nanti berlangsung jauh lebih tertib dan lancar,” tambahnya.
Operasi Ketupat 2026 mengusung tema kemanusiaan bertajuk “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Fokus pengamanan terbagi ke dalam lima klaster utama di seluruh Indonesia.
Klaster tersebut meliputi jalan tol, jalur penyeberangan, bandara, terminal, hingga tempat wisata.
BACA JUGA:Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah
Pihak kepolisian juga menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pemudik.
Pihak Polri akan memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam memantau pergerakan arus lalu lintas.
“Seluruh jajaran sudah menyiapkan skenario kegiatan untuk menghadapi berbagai situasi di lapangan,” jelas Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Ia menambahkan bahwa data terkini akan menjadi landasan utama pengambilan keputusan.
BACA JUGA:Mengenal Yamaha EC-06, Skuter Listrik Pertama Yamaha untuk Pasar India
“Kami memakai infrastruktur teknologi agar setiap tindakan yang diambil tepat sasaran,” tuturnya.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengumumkan kebijakan baru terkait sistem tiket penyeberangan.
Seluruh tiket penyeberangan akan diubah menjadi kelas reguler tanpa kategori eksekutif.
Kebijakan single ticketing ini bertujuan untuk menyederhanakan proses pelayanan di pelabuhan.
BACA JUGA:Mengenal Teknologi YECVT pada Yamaha Nmax Turbo untuk Performa Maksimal
Aturan ini berlaku pada periode puncak arus mudik dan balik Lebaran.