Penerapan smart manufacturing di pabrik ALVA dinilai sangat kuat dan komprehensif.
ALVA menjadi satu-satunya merek motor listrik lokal yang memperoleh pengakuan bergengsi ini.
Keunggulan utama terletak pada fasilitas produksi yang terintegrasi dengan teknologi digital terkini.
ALVA juga memiliki pusat Research & Development (R&D) mandiri di Indonesia.
BACA JUGA:Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah
Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, memberikan pujian saat mengunjungi fasilitas ALVA.
“Keberadaan R&D mandiri seperti yang dimiliki ALVA, menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam penilaian kami,” ujar Setia.
Ia menilai ALVA serius dalam melakukan pengembangan teknologi secara berkelanjutan.
“Kami mendorong ALVA untuk menjadi National Lighthouse dalam program INDI 4.0 tahun 2026,” tambahnya.
BACA JUGA:Mengenal Yamaha EC-06, Skuter Listrik Pertama Yamaha untuk Pasar India
Fokus ALVA tidak hanya terletak pada kapasitas produksi massal motor listrik.
Mereka sangat menitikberatkan pada sisi inovasi teknologi yang berkelanjutan bagi konsumen.
Dukungan R&D internal menjadi pembeda signifikan ALVA dibandingkan pelaku industri otomotif lainnya.
Sinergi ini memungkinkan penerapan teknologi baru dilakukan dengan lebih cepat dan akurat.
BACA JUGA:Mengenal Teknologi YECVT pada Yamaha Nmax Turbo untuk Performa Maksimal
Transformasi digital ini memberikan pengaruh langsung pada kualitas produk yang dihasilkan.