“Tadi kami sudah cek di BBJ Wika Beton, dan tahun ini ada penambahan satu pelabuhan Sumur Makmur Abadi,” tutur Agus.
Ia berharap penambahan pelabuhan akan meningkatkan efisiensi distribusi kendaraan.
“Mudah-mudahan dengan penambahan pola tersebut, distribusi arus bisa lebih cepat,” pungkas Kakorlantas.
Kesiapan pelabuhan merupakan bagian integral dari strategi besar Operasi Ketupat 2026.
BACA JUGA:Tips Aman Berkendara dari Youtuber Den Dimas Bersama Korlantas Polri untuk Keselamatan
Polri menetapkan empat klaster pengamanan utama untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas.
Klaster pertama difokuskan pada tata kelola jalan tol dan jalan arteri.
Ini mencakup seluruh titik penyeberangan serta pelabuhan krusial di wilayah Lampung.
Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan komitmen Polri dalam persiapan operasi ini.
BACA JUGA:Lewat Konten Kreatif, Briptu Ananda Rafi Edukasi Komunitas Motor Soal Etika Berkendara
“Empat klaster dalam Operasi Ketupat, yang pertama tata kelola jalan tol dan arteri, termasuk tempat penyeberangan atau pelabuhan yang hari ini kami cek,” jelasnya.
Pemeriksaan dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama masa mudik.
“Kami memastikan kesiapan untuk Operasi Ketupat yang akan datang,” tegas Irjen Pol. Agus.
Negara berkomitmen penuh untuk hadir memastikan keamanan moda transportasi masyarakat.
BACA JUGA:Maksimalkan Aplikasi Sapawarga untuk Perjalanan Mudik Aman dan Lancar di Jawa Barat
Seluruh moda transportasi darat, laut, dan udara dipastikan berjalan aman.