Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan komitmen perusahaan.
"Pertamina terus memantau perkembangan dinamika energi global dan telah melakukan mitigasi guna memastikan kelancaran rantai pasok global dan ketahanan energi nasional tetap terjaga," ujar Baron.
Pihak perusahaan mengidentifikasi tiga unit bisnis strategis yang bersinggungan langsung dengan kawasan tersebut.
Unit-unit ini mencakup pengangkutan energi global dan pengadaan minyak mentah produk.
BACA JUGA:Lewat Konten Kreatif, Briptu Ananda Rafi Edukasi Komunitas Motor Soal Etika Berkendara
Pertamina Patra Niaga bekerja keras mengamankan pengadaan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah.
Tim operasional selalu memantau armada yang berada di area tersebut secara intensif.
Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina memiliki portofolio sumber pasokan yang terdiversifikasi.
Sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM berasal dari berbagai negara mitra.
BACA JUGA:Maksimalkan Aplikasi Sapawarga untuk Perjalanan Mudik Aman dan Lancar di Jawa Barat
Diversifikasi ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan suplai energi domestik.
Pertamina tidak hanya bergantung pada satu sumber pasokan minyak saja.
Perusahaan juga memaksimalkan produksi dari dalam negeri untuk memperkuat ketahanan energi.
Selain itu, Pertamina mengoptimalkan operasional kilang domestik secara maksimal.
BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026, Pemprov Jabar Siapkan 60 Posko Istirahat dan Informasi Jalur
Pengoperasian kilang dilakukan untuk menjaga keseimbangan produksi dan distribusi BBM.