Den Dimas Buka-bukaan di Podcast Korlantas Polri, Bahas Bahaya Lampu Tambahan dan Motor Tanpa Spion

Senin 02-03-2026,17:00 WIB
Reporter : Ilyasa Fajrin
Editor : T. Sucipto

Keselamatan bersama menjadi terancam akibat perilaku tersebut.

"Batasan antara keren dan membahayakan mungkin membahayakan batasannya itu sampai merepotkan orang lain,” jelas Den Dimas.

“misalkan kita pakai lampu tambahan yang memang kita pakai untuk menerangi tambahan, tapi saat lampu dipakai ditengah kota dan membuat silau menurut saya batasannya disitu karena silau jadi bahaya,” lanjutnya.

“Kita harus punya rasa empati,” tegas Den Dimas dalam podcast.

BACA JUGA:Mudik Lebaran 2026, Pemprov Jabar Siapkan 60 Posko Istirahat dan Informasi Jalur

Menurut Den Dimas, empati adalah kunci utama dalam berkendara sehari-hari.

Modifikasi kendaraan sebaiknya tidak hanya fokus pada kepuasan pribadi pemiliknya.

Kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lain juga wajib dipertimbangkan.

Selain modifikasi lampu, Den Dimas juga menyoroti perilaku pengendara di jalan.

BACA JUGA:Tips Ampuh Anti Maling, Wahana Honda Bagikan Tutorial Setting Alarm Honda Stylo 160

Salah satu kebiasaan buruk yang sering terlihat adalah merokok saat berkendara.

Tindakan ini merupakan contoh nyata yang sangat merugikan orang lain.

"Resiko nyata di jalan, ini mungkin contoh dari merepotkan orang lain, misalkan merokok di jalan,” ujarnya.

“Karena ada beberapa kejadian terkena mata. Jadi memang posisi dimana ketika kita mengendari tanpa modif kita harus berempati. Kalau boleh saran, berhenti dulu saja saat merokok," tambah Den Dimas.

BACA JUGA:Prioritaskan Keselamatan Pemudik, Wahana Honda Kembali Gelar Mudik Balik Bareng Honda 2026

Masalah lain yang dibahas adalah tren melepas spion atau menggantinya dengan model kecil.

Kategori :