Lokasi-lokasi tersebut akan dipersiapkan untuk menampung volume kendaraan yang meningkat secara drastis.
Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap pemudik memiliki akses mudah ke tempat istirahat terdekat.
Koordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan daerah juga terus dilakukan intensif.
BACA JUGA:Perkuat Solidaritas, Komunitas Honda Jakarta Gelar Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Bogor
Semua sarana prasarana sedang diaudit agar layak digunakan oleh jutaan orang nantinya.
Berdasarkan hasil survei terbaru, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 sangatlah besar.
Diperkirakan sekitar 143 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode libur tersebut.
Angka ini sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan proyeksi hasil survei tahun lalu.
BACA JUGA:Resmi Diumumkan, IIMS 2027 Akan Digelar dengan Inovasi Baru di JIExpo Kemayoran
Namun, pemerintah tetap waspada terhadap potensi lonjakan yang terjadi di lapangan secara tiba-tiba.
Pengalaman tahun lalu menunjukkan bahwa realisasi pergerakan orang seringkali melampaui prediksi awal.
Hal inilah yang mendasari pemerintah untuk tetap melakukan antisipasi yang sangat ketat.
Sekitar 66 persen masyarakat melakukan perjalanan dengan tujuan utama mudik dan silaturahmi.
BACA JUGA:NHK Neo GP Jadi Helm Indonesia Pertama yang Raih Standar Keselamatan FIM 2
Fokus utama mereka adalah kembali ke kampung halaman untuk merayakan hari kemenangan.
Menhub Dudy mengingatkan timnya untuk belajar dari data pergerakan masyarakat pada tahun-tahun sebelumnya.