Ipda Lukito secara tegas mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan knalpot yang tidak standar.
Penggunaan knalpot brong dinilai sangat mengganggu kekhusyukan umat saat melaksanakan shalat tarawih.
Ketenangan lingkungan menjadi prioritas utama kepolisian agar ibadah di masjid tidak terganggu suara bising.
BACA JUGA:Hindari Lelah Naik Motor, Manfaatkan Mudik Gratis 2026 demi Perjalanan Lebaran yang Lebih Aman
Pengendara motor diminta tetap mematuhi peraturan meskipun sedang berada dalam suasana libur.
Mengenai sistem tilang, kepolisian tetap mengikuti kebijakan terbaru yang berlaku secara nasional saat ini.
Petugas lapangan diarahkan untuk lebih mengedepankan teguran lisan dibandingkan tindakan tilang manual.
IPDA Lukito turut memberikan komentar mengenai tantangan kesadaran masyarakat di jalan raya.
BACA JUGA:Honda NWF150 Skuter Premium Bergaya Retro untuk Berkendara Stylish di Perkotaan
Ia mengungkapkan bahwa, “Anggota kami hanya bisa memberikan teguran dan imbauan.”
“Namun kami berharap memiliki kesadaran masyarakat sendiri, karena sering kali jika tidak ditilang, pelanggaran justru terulang,” jelasnya.
Melalui seluruh rangkaian agenda tersebut, diharapkan bulan Ramadhan di Kota Bogor berlangsung damai.
Kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama menjaga ketertiban lingkungan masing-masing.
BACA JUGA:HJC Resmi Perkenalkan RPHA 72 Carbon, Helm Sport Touring Premium yang Lebih Ringan
Kesadaran untuk tertib berlalu lintas merupakan kunci utama dalam mencegah kecelakaan selama bulan puasa.
Dengan koordinasi yang baik, diharapkan kekhidmatan ibadah Ramadhan 1447 Hijriah dapat terjaga maksimal.