Beberapa komponen seperti penutup knalpot kini menggunakan material yang lebih ramah lingkungan.
Langkah ini merupakan bagian dari misi besar Honda untuk meminimalkan emisi karbon.
Varian Vetro yang semi-transparan juga kembali hadir untuk mengurangi penggunaan cat.
Kisah sukses seri SH sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 1984 silam.
Saat itu, Honda meluncurkan SH50 bermesin dua tak yang diproduksi di Belgia.
Skutik ini sangat populer karena memiliki lantai dek yang rata dan praktis.
Pada tahun 2001, bentuk SH modern mulai terlihat melalui model 125cc dan 150cc.
Kedua model ini menawarkan pengendalian yang stabil berkat penggunaan roda berukuran 16 inci.
BACA JUGA:GIVI Indonesia Dukung Aksi Kemanusiaan Melalui Donor Darah Jelang Bulan Suci Ramadan
Fitur injeksi bahan bakar kemudian mulai diperkenalkan pada tahun 2005 untuk menekan emisi.
Honda terus melakukan inovasi tanpa mengubah resep dasar kenyamanan berkendara yang mereka tawarkan.
Hingga saat ini, lebih dari satu juta unit seri SH telah diproduksi di pabrik Atessa, Italia.
Angka penjualan yang stabil menunjukkan bahwa konsumen sangat mempercayai kualitas produk ini.
BACA JUGA:PLN, MEBI dan Huawei Resmikan SPKLU Ultra-Fast Charging Pertama di Indonesia
Pada tahun 2025 saja, hampir 60.000 unit model SH berhasil dikirimkan ke tangan konsumen.