"Seluruh unsur keamanan bekerja sama dalam pola pengamanan terpadu di lokasi ibadah, pusat belanja, kawasan wisata, dan titik keramaian," jelasnya.
Polisi juga telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional dan dinamis.
Langkah ini diambil guna meminimalkan risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan raya.
Jalur-jalur yang menuju pusat perayaan akan dipantau ketat secara terbuka maupun tertutup.
BACA JUGA:Korlantas Polri Catat Operasi Keselamatan 2026 Berhasil Turunkan Jumlah Kecelakaan
Penjagaan ini bertujuan menjamin kenyamanan bagi masyarakat yang sedang merayakan tahun baru Imlek.
Petugas Dinas Perhubungan turut membantu dalam mengarahkan arus kendaraan agar tetap mengalir.
Para pengguna sepeda motor diminta untuk tetap mengedepankan aspek keselamatan selama berkendara.
Penggunaan helm standar serta kepatuhan terhadap rambu lalu lintas sangatlah krusial di lapangan.
BACA JUGA:Sheila on 7 Guncang Penutupan IIMS 2026, Ribuan Pengunjung Padati JIExpo hingga Hari Terakhir
Polisi akan melakukan sterilisasi di sekitar area ibadah sebelum rangkaian kegiatan dimulai.
Hal ini mencakup pemeriksaan terhadap kendaraan yang terparkir di lokasi-lokasi strategis tersebut.
Pengamanan humanis tetap dikedepankan agar suasana tetap hangat namun tetap tertib.
Mengenai metode penjagaan, Kombes Pol Budi Hermanto kembali memberikan penjelasan tambahan kepada awak media.
BACA JUGA:Yamaha Jog One 2026 Meluncur, Skuter Super Irit yang Sanggup Tempuh 63 Km/Liter
Beliau menjamin bahwa prosedur keamanan dilakukan untuk memberikan rasa tenang bagi warga.