Fasilitas ini sangat krusial bagi pengendara sepeda motor saat mengurus administrasi kendaraan maupun pembuatan SIM.
Brigjen Pol Wibowo berharap infrastruktur baru ini dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Layanan yang cepat dan transparan menjadi prioritas utama dalam transformasi digital Korlantas Polri.
Beliau ingin agar Polantas Menyapa tidak sekadar menjadi seremonial belaka di kantor pelayanan.
BACA JUGA:Mau ke IIMS 2026 Tanpa Ribet? Manfaatkan Shuttle Bus Gratis, Ini Jadwal dan Lokasinya
"Harapan Kakorlantas adalah menjadikan inisiatif ini sebagai pola kerja dan kebiasaan tetap dalam menjalankan tugas," jelas Brigjen Pol Wibowo.
Menurut beliau, esensi dari pelayanan adalah memberikan kemudahan akses bagi setiap pemilik kendaraan bermotor.
Hal ini mencakup layanan yang tepat waktu serta prosedur yang jelas dan mudah dipahami.
"Target kami adalah mewujudkan sistem yang tidak hanya program kerja, namun menjadi tradisi budaya pelayanan setiap hari," tegas Brigjen Pol Wibowo.
BACA JUGA:Masuki Tahun Kelima, Kolaborasi Danamon dan Adira Dukung Pertumbuhan Ekosistem Otomotif di IIMS 2026
Melalui koordinasi dengan jajaran Kasubdit Regident Polda, Korlantas optimis kinerja tahun 2026 akan meningkat.
Peningkatan ini diharapkan terjadi pada sisi kepuasan masyarakat maupun capaian penerimaan negara.
Layanan sepeda motor yang mendominasi populasi kendaraan menjadi kunci utama dalam mencapai target tersebut.
Brigjen Pol Wibowo menekankan bahwa integrasi antara fasilitas gedung baru dan keramahan petugas sangatlah penting.
BACA JUGA:Tekiro Hadir di IIMS 2026, Hadirkan Inovasi Perkakas Terbaru dan Beragam Promo Menarik
Kehadiran Satpas Prototype diharapkan mampu memangkas birokrasi yang selama ini dirasa menyulitkan bagi para pemotor.