Emma melihat adanya dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar kilang.
Proyek ini diperkirakan menyerap ribuan tenaga kerja lokal pada masa pembangunan.
"Ini menjadi energi hijau yang bisa mengurangi emisi karbon sekaligus membuat paru-paru kita sehat," imbuh Emma.
BACA JUGA:Kunjungi Area Test Ride Honda di IIMS 2026 dan Rasakan Langsung Keunggulan dari Setiap Unitnya
Pabrik Bioetanol Glenmore di Banyuwangi merupakan hasil kolaborasi dengan PT Sinergi Gula Nusantara.
Direktur Pertamina, Agung Wicaksono, menyebut proyek ini sebagai langkah mewujudkan energi bersih.
Bioetanol berbasis tebu ini akan menjadi campuran BBM yang ramah lingkungan.
"Pembangunan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Pertamina dengan PTPN untuk menghasilkan energi bersih," jelas Agung Wicaksono.
BACA JUGA:Hanya di IIMS 2026! Dapatkan Royal Alloy JPS 245 dengan Harga Spesial untuk 100 Orang Pertama
Agung berharap kemitraan ini mampu mendorong perekonomian rakyat kecil di Jawa Timur.
Sinergi ini ditargetkan meningkatkan taraf hidup petani tebu di wilayah tersebut.
"Melalui kolaborasi ini, kami dapat mendorong perekonomian rakyat yang menumbuhkan swasembada energi," pungkas Agung.
Biorefinery Cilacap memiliki kapasitas pengolahan hingga 6 ribu barel per hari.
Proyek ini memanfaatkan minyak jelantah dari ribuan kepala keluarga di sekitar Cilacap.
Kontribusinya terhadap PDB nasional diperkirakan mencapai angka Rp199 triliun setiap tahunnya.