Pertemuan ini menjadi wadah bagi para pengemudi untuk menyampaikan berbagai ide kreatif.
Salah satu usulan yang muncul adalah pembangunan fasilitas khusus berupa Warung Ojol atau Ojol Mart.
Tempat ini nantinya berfungsi sebagai lokasi istirahat sekaligus ruang tunggu bagi para pengemudi.
Irjen Agus menyambut baik aspirasi tersebut sebagai bentuk dukungan kesejahteraan komunitas.
BACA JUGA:Pantau Jalur Pantura dan Pansela, Korlantas Polri Petakan Titik Krusial Jalur Mudik Lebaran 2026
Meskipun mendukung berbagai inovasi, Kakorlantas tetap memberikan pesan tegas mengenai aturan berkendara.
Keselamatan di jalan raya harus tetap menjadi prioritas utama bagi setiap pengemudi ojol.
"Kami menerima banyak usulan bagus, namun hal yang paling utama adalah tetap menjaga keselamatan lalu lintas," tutur Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Beliau menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan jalan raya adalah kunci utama dalam bekerja.
BACA JUGA:Bangun Hubungan Organik, Ofero Indonesia Sukses Perluas Pasar Lewat Kekuatan Komunitas
Para pengemudi ojol juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mencurahkan keluh kesah mereka di lapangan.
Arif Kurniawan, salah satu perwakilan ojol, mengaku sangat bersyukur atas perhatian dari pihak kepolisian.
Ia merasa polisi kini telah menjadi sahabat yang mendengarkan suara rakyat kecil.
Hubungan yang terjalin dengan Polres setempat pun dinilai sudah sangat baik sejak lama.
BACA JUGA:Intip 3 Varian Motor Listrik Polytron Fox Series, Mana yang Paling Sesuai dengan Kebutuhan
Selain masalah fasilitas, isu keselamatan pelajar juga menjadi sorotan penting dalam diskusi tersebut.