Namun, seiring waktu retakan tersebut bisa melebar dan memicu kebocoran oli mesin.
Biaya untuk memperbaiki kerusakan blok mesin tentu akan menguras kantong cukup dalam.
Oleh karena itu, kesabaran menjadi kunci utama dalam merawat mesin motor kesayangan.
Selain bagian dalam mesin, komponen eksternal seperti leher knalpot juga bisa rusak.
BACA JUGA:Bakti GoTo untuk Negeri, Luncurkan Dukungan Nyata untuk Sejahterakan Jutaan Mitra Gojek
Leher knalpot sering mengalami perubahan warna menjadi kuning kecokelatan atau bahkan berkarat.
Suhu knalpot saat mesin baru mati bisa mencapai angka ratusan derajat Celsius.
Air dingin akan merusak lapisan cat tahan panas atau pelindung krom knalpot.
Logam yang pelindungnya rusak akan lebih cepat teroksidasi oleh udara dan air.
BACA JUGA:Jaga Performa Motor, Ini Pentingnya Pakai Honda Genuine Parts dan Aksesori Resmi
Akibatnya, knalpot motor menjadi keropos dan tampilan estetikanya akan menurun secara drastis.
Motor modern dengan sistem injeksi juga memiliki risiko tinggi mengalami gangguan elektrikal.
Uap panas yang muncul saat mesin disiram air bisa masuk ke soket kabel.
Sensor-sensor elektronik pada sistem injeksi sangat sensitif terhadap kelembapan dan uap air.
BACA JUGA:Solidaritas Tanpa Batas, Komunitas Honda Vario Hidupkan Suasana Malam di Jakarta
Hal ini dapat memicu terjadinya hubungan arus pendek atau korsleting pada kelistrikan.