Melalui miniatur tersebut, anak-anak mendapatkan gambaran situasi jalan raya yang sangat interaktif.
Zakky Zulfiar selaku perwakilan instruktur mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian besar timnya tersebut.
Zakky menyatakan, "Prestasi ini memacu kami untuk terus menghadirkan inovasi baru dalam mendukung edukasi keselamatan di Indonesia."
Para instruktur mengembangkan tiga pilar metode ajar yang sangat menyenangkan bagi peserta didik.
BACA JUGA:Bakti GoTo untuk Negeri, Luncurkan Dukungan Nyata untuk Sejahterakan Jutaan Mitra Gojek
Selain miniatur, mereka juga memperkenalkan teori berboncengan aman serta kesadaran terhadap area blindspot.
Anak-anak diajak memahami rambu lalu lintas melalui cara yang mudah dan sederhana.
Hal ini bertujuan membentuk karakter patuh hukum sejak mereka masih di usia dini.
Meningkatnya kesadaran keselamatan diharapkan mampu menurunkan risiko kecelakaan di masa depan secara signifikan.
BACA JUGA:Jaga Performa Motor, Ini Pentingnya Pakai Honda Genuine Parts dan Aksesori Resmi
Strategi pembelajaran dua arah ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman anak.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi kerja keras para instruktur.
Menurutnya, inovasi pendidikan merupakan fondasi utama dalam mempermudah proses belajar bagi peserta didik.
Andy Wijaya berpendapat, "Capaian ini memperkuat semangat kami untuk memberikan edukasi keselamatan berkelanjutan kepada ribuan anak usia dini."
BACA JUGA:Solidaritas Tanpa Batas, Komunitas Honda Vario Hidupkan Suasana Malam di Jakarta
AHM berkomitmen mengajak masyarakat luas untuk membangun budaya berkendara aman bersama jaringan Honda.