Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan, “Kata kuncinya adalah kolaborasi sinergitas pemangku kepentingan untuk bisa merencanakan pengamanan ini secara komprehensif.”
Beliau juga menambahkan bahwa manajemen di lapangan akan terus disesuaikan dengan perkembangan data.
Data volume kendaraan dari Jasa Marga akan menjadi acuan dalam mengambil keputusan.
Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan, “Evaluasi menjadi langkah-langkah sekedar strategi apa yang harus kita lakukan pada saat kita nanti menyatukan koordinasi.”
BACA JUGA:Intip Bagian Dalam Honda UC3, Ternyata Ini Rahasia Teknologi Canggih Skuter Listrik Terbaru
Operasi Ketupat tidak hanya sekadar mengatur lalu lintas di jalan raya saja.
Polri juga berkomitmen menjaga momentum spiritual masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
Keamanan di tempat ibadah menjadi bagian penting dalam rencana pengamanan nasional ini.
Kakorlantas menyadari bahwa setiap lokasi memiliki tantangan dan karakteristik yang sangat berbeda.
Oleh karena itu, skenario tindakan darurat akan disiapkan sesuai dengan tingkat kepadatan arus.
Kakorlantas menegaskan, “Operasi di bidang lalu lintas, tetapi menjaga momentum pengamanan spiritual Idul Fitri dan lebaran termasuk bulan suci Ramadhan.”
Skenario pengamanan di pelabuhan tentu akan berbeda dengan pengaturan di jalan tol.
Hal ini bergantung pada bangkitan arus dan jumlah total kendaraan yang melintas.
BACA JUGA:Ancaman di Kelas 150cc, SYM JET150SL 2026 Tawarkan Sensasi Berkendara ala Skuter Balap
Manajemen krisis disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang tidak terduga di terminal.