Selain itu, terdapat tuas gas dan pengereman hasil proses CNC-machined yang sangat presisi.
Saklar bergaya vintage serta spion tunggal memberikan kesan minimalis namun tetap fungsional bagi sang pengendara.
Detail-detail kecil ini menunjukkan ketelitian Max dalam menciptakan keselarasan desain pada karyanya.
Sisi belakang skuter ini tampil sangat mencolok dengan desain jok model cafe racer yang elegan.
BACA JUGA:Intip Bagian Dalam Honda UC3, Ternyata Ini Rahasia Teknologi Canggih Skuter Listrik Terbaru
Jok kulit tersebut memiliki pola jahitan tradisional lengkap dengan bagian punuk yang sangat ikonik.
Menariknya, bagian punuk tersebut berfungsi ganda sebagai penutup tangki bahan bakar cadangan yang sangat praktis.
Di sektor performa, mesin PK 125 telah ditingkatkan kapasitasnya menjadi 136cc menggunakan paket Malossi.
Max juga menyematkan kruk as balap Mazzucchelli untuk putaran mesin yang jauh lebih bertenaga.
Tenaga mesin dialirkan melalui sistem kopling baru dengan plat baja karbon yang sangat kuat.
Untuk sistem pembuangan, ia memilih knalpot titanium JL dengan lapisan keramik pada bagian lehernya.
Karburator PWK30 memastikan pasokan bahan bakar ke ruang bakar tetap optimal dan sangat responsif.
Untuk urusan tampilan luar, Max memilih skema warna Piano Black yang terlihat sangat abadi.
BACA JUGA:Ancaman di Kelas 150cc, SYM JET150SL 2026 Tawarkan Sensasi Berkendara ala Skuter Balap
Warna hitam pekat tersebut dipadukan dengan aksen krom pada berbagai komponen logam motor ini.