Menurutnya, jadwal ganti oli tidak hanya ditentukan oleh jarak tempuh kendaraan.
Kemampuan pelumas menghadapi beban mesin yang ekstrem juga menjadi faktor penentu.
Kondisi jalanan yang berdebu dan kemacetan parah memberikan tekanan ekstra bagi oli.
BACA JUGA:Awas Terpantau dari Langit! Polantas Mulai Uji Coba ETLE Drone untuk Incar Pelanggar
Mulianto menyarankan penggunaan oli jenis full synthetic untuk perlindungan yang lebih maksimal.
Oli sintetis memiliki ketahanan yang jauh lebih baik dibandingkan pelumas mineral biasa.
Jenis ini sangat cocok bagi kendaraan yang sering terjebak kemacetan perkotaan.
Pastikan Anda memilih spesifikasi oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan.
BACA JUGA:Matangkan Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri Fokus Benahi Jalur Mudik dan Perilaku Pengendara
Pengendara sangat disarankan mencatat jarak tempuh serta waktu penggantian oli terakhir.
Hal ini bertujuan agar perawatan kendaraan tetap terkontrol secara berkala dan rutin.
Ada beberapa sinyal nyata saat oli mesin sudah saatnya segera diganti.
Suara mesin yang terasa lebih kasar merupakan salah satu indikasi awal.
BACA JUGA:Jelang Mudik 2026, Korlantas Polri Perkuat Langkah Preventif dalam Operasi Keselamatan Nasional
Selain itu, tarikan motor atau mobil akan terasa lebih berat saat dipacu.
Suhu mesin yang meningkat drastis juga menjadi tanda pelumasan tidak maksimal.